PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA ALQURAN PESERTA DIDIK KELAS X DI MA BAITUSSALAM SIMPANG MANGGA

FAHMI, KHAIRUL (2026) PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA ALQURAN PESERTA DIDIK KELAS X DI MA BAITUSSALAM SIMPANG MANGGA. S-1 Skripsi, STAI PANCA BUDI.

[thumbnail of Skripsi Khairul Fahmi - Mutia Alamiah wardah.docx] Text
Skripsi Khairul Fahmi - Mutia Alamiah wardah.docx - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (385kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini melatar belakangi adanya heterogenitas kemampuan membaca Alquran pada peserta didik kelas X di MA Baitussalam Simpang Mangga, di mana terdapat 26,7% siswa yang mengalami kesulitan membaca seperti mengeja dan terbata-bata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan bacaan Alquran, mengidentifikasi bentuk-bentuk kesulitan beserta faktor penyebabnya, serta membedah peran yang dilakukan oleh Guru PAI dalam mengatasi kesulitan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan Guru PAI, Kepala Madrasah, dan perwakilan siswa, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan bacaan Alquran diintegrasikan melalui mata pelajaran PAI dan program kokurikuler tadarus pagi, namun metode klasikal massal dinilai kurang efektif mendeteksi kelemahan individu siswa. (2) Bentuk kesulitan siswa meliputi aspek morfologis (huruf bersambung), fonetis (makharijul huruf), tajwid (Lahn Khafi), dan hambatan psikologis berupa kecemasan. Faktor penyebabnya terdiri dari faktor internal (daya ingat lemah dan minimnya motivasi spiritual) serta faktor eksternal (disfungsi edukasi keluarga dan latar belakang lulusan SMP umum). (3) Peran Guru PAI direalisasikan secara optimal sebagai pengajar, manajer kelas melalui pengalihan ke kelompok kecil, pembimbing (counselor) menggunakan metode tutor sebaya (peer teaching), dan motivator melalui penguatan positif. Selain itu, guru mengintegrasikan pendekatan spiritual Islami berupa metode pembersihan jiwa (tazkiyatun nafs) dengan pembiasaan wudu, zikir, dan istighfar yang terbukti klinis menurunkan kecemasan dan meningkatkan konsentrasi kognitif siswa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi antara strategi pedagogis modern dan pendekatan spiritual keagamaan mampu mengakselerasi kelancaran membaca Alquran siswa secara signifikan.

Item Type: Skripsi (S-1)
Uncontrolled Keywords: Peran Guru PAI, Kesulitan Membaca, Alquran, Tutor Sebaya,Tazkiyatun Nafs
Subjects: Pendidikan Agama Islam > Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Divisions: Fakultas Pendidikan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mr Muhammad Rudi Insani Purba
Date Deposited: 10 Sep 2026 04:58
Last Modified: 10 Sep 2026 04:58
URI: https://repo.pancabudi-stai.ac.id/id/eprint/38

Actions (login required)

View Item
View Item