Aldiansyah, Aldiansyah (2026) MPLEMENTASI OSS/NIB USAHA UMKM DAMPAKNYA TERHADAP LAYANAN USAHA UMKM. S-1 Skripsi, STAI PANCA BUDI.
skripsialdian.new (1) (3) - Aldi.docx - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB Indonesia, namun masih menghadapi hambatan struktural berupa minimnya legalitas usaha. Sistem Online Single Submission (OSS) yang menghasilkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dihadirkan pemerintah untuk menyederhanakan perizinan. Namun, terdapat kesenjangan nyata antara kemudahan administratif yang dijanjikan dengan manfaat yang dirasakan pelaku UMKM setelah memiliki NIB. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi pelaku UMKM terhadap dampak kepemilikan NIB atas layanan usaha, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi dampak tersebut, serta merumuskan model penguatan implementasi OSS berbasis risiko (OSS-RBA) sebagai katalis transformasi layanan UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi terhadap 12 pelaku UMKM di Kabupaten Simalungun yang dipilih secara purposif. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, serta keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian menemukan bahwa proses OSS dinilai mudah, namun sebagian besar pelaku UMKM mengalami post-licensing void akibat tidak adanya pendampingan berkelanjutan. NIB lebih berfungsi sebagai dokumen legal pasif. Akses pembiayaan formal tetap terhambat persyaratan perbankan yang ketat. Literasi digital menjadi faktor pembeda utama, sementara dukungan kelembagaan dari DPMPTSP hanya menjangkau UMKM perkotaan. Penelitian ini merekomendasikan model penguatan tiga pilar: peningkatan literasi digital, pendampingan pascaperizinan berkelanjutan, dan skema pembiayaan inklusif tanpa agunan. NIB merupakan kondisi perlu, tetapi belum cukup untuk meningkatkan kinerja usaha UMKM secara menyeluruh.
| Item Type: | Skripsi (S-1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi OSS, NIB, layanan usaha UMKM, literasi digital, kapabilitas dinamis, Kabupaten Simalungun. |
| Subjects: | Hukum Ekonomi Syariah/Muamalat > Bisnis dan Perdagangan Syariah |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Hukum Ekonomi Syariah/Muamalat |
| Depositing User: | Mr Muhammad Rudi Insani Purba |
| Date Deposited: | 19 Sep 2026 02:21 |
| Last Modified: | 19 Sep 2026 02:21 |
| URI: | https://repo.pancabudi-stai.ac.id/id/eprint/56 |
