PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENGADILI PERMOHONAN DISPENSASI KAWIN BERDASARKAN PERMA NO. 5 TAHUN 2019 DI PENGADILAN AGAMA SIMALUNGUN

HUSNI, HABIB ALI (2026) PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENGADILI PERMOHONAN DISPENSASI KAWIN BERDASARKAN PERMA NO. 5 TAHUN 2019 DI PENGADILAN AGAMA SIMALUNGUN. S-1 Skripsi, STAI PANCA BUDI.

[thumbnail of Skripsi Ali Husni - Husni Ali (2).docx] Text
Skripsi Ali Husni - Husni Ali (2).docx - Published Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya permohonan dispensasi kawin yang diajukan ke Pengadilan Agama, meskipun Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 telah menetapkan batas usia perkawinan minimal 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan. Untuk memastikan pemeriksaan perkara dilakukan secara lebih hati-hati, PERMA Nomor 5 Tahun 2019 digunakan sebagai pedoman dengan menekankan pada kepentingan terbaik bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim Pengadilan Agama Simalungun dalam mengabulkan permohonan dispensasi kawin berdasarkan PERMA Nomor 5 Tahun 2019 serta faktor-faktor yang menjadi dasar pertimbangan tersebut.

Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif melalui kajian peraturan perundang-undangan, dokumen penetapan pengadilan, dan sumber hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim dalam memberikan putusan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti dasar hukum, alasan yang dianggap mendesak, persetujuan anak, tidak adanya paksaan, kesiapan pasangan, kondisi ekonomi, dukungan keluarga, dan kemaslahatan. Pada Penetapan Nomor 8/Pdt.P/2025/PA.Sim, pertimbangan utama berkaitan dengan kekhawatiran terhadap pelanggaran norma agama. Sementara itu, pada Penetapan Nomor 11/Pdt.P/2025/PA.Sim, faktor kehamilan menjadi alasan yang paling dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PERMA Nomor 5 Tahun 2019 telah digunakan sebagai pedoman dalam pemeriksaan perkara, namun aspek psikologis, pendidikan, dan kesehatan reproduksi anak masih perlu mendapat perhatian lebih.

Item Type: Skripsi (S-1)
Uncontrolled Keywords: Pertimbangan Hakim, Dispensasi Kawin, Pengadilan Agama Simalungun.
Subjects: Hukum Ekonomi Syariah/Muamalat > Akad dan Perjanjian Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi > Hukum Ekonomi Syariah/Muamalat
Depositing User: Mr Muhammad Rudi Insani Purba
Date Deposited: 19 Sep 2026 03:09
Last Modified: 19 Sep 2026 03:09
URI: https://repo.pancabudi-stai.ac.id/id/eprint/61

Actions (login required)

View Item
View Item